Obat Herbal Hepatitis C Amazon Plus

Penyakit hepatitis dibedakan menjadi 3 jenis yaitu hepatitis A, B, dan C yang dimana hepatitis C merupakan kondisi dari penyakit hepatitis yang paling berbahaya jika menyerang manusia. Nah pada artikel ini akan dibahas tentang obat herbal hepatitis C yang ampuh dalam mengobati penyakit tersebut secara alami tanpa efek samping.

Hepatitis C

Penyakit Hepatitis C

Hepatitis C merupakan penyakit menular , banyak dari penderitanya tidak menyadari jika mereka memiliki penyakit ini sehingga seringkali mereka menularkannya kepada orang lain tanpa mereka sadari. Penderita hepatitis C di Indonesia diperkirakan ada sekitar 6 juta orang.

Hepatitis C dapat menyebabkan radang hati dan dapat merusak sel hati. Virus hepatitis C umumnya menghasilkan penyakit yang ringan tanpa gejala atau gejala ringan pada tahap awal. Namun, jauh lebih mungkin dibandingkan infeksi hepatitis lainnya sehingga menyebabkan penyakit hati kronis.

Virus hepatitis C dapat bereplikasi sendiri di dalam tubuh, setiap orang dapat memiliki gejala yang berbeda, begitu juga respon penyakit terhadap pengobatan. Hingga saat ini belum ada vaksin yang dapat mencegah

Virus hepatitis C paling sering ditularkan melalui kontak darah oleh orang yang terinfeksi. Transfusi darah telah menjadi sumber infeksi hepatitis C yang signifikan di masa lalu namun sejak tahun 1992 semua donor darah telah diskrining untuk virus hepatitis.

Penularan dapat terjadi melalui penggunaan jarum obat bius dan jarum untuk mentato  tubuh, jika jarum tersebut dipakai secara bersama-sama. Hepatitis C juga dapat menyebar melalui hubungan seksual meskipun risiko ini jauh lebih kecil daripada risiko menularkan hepatitis B atau AIDS begitu juga risiko penularan ke bayi saat hamil atau persalinan.

Gejala Hepatitis C

Hepatitis C dibagi menjadi 2 bagian berdasarkan durasi terjadinya penyakit tersebut, yaitu akut dan kronis. Hepatitis akut biasanya terjadi dalam jangka waktu yang singkat sedangkan kronis terjadi dalam jangka waktu yang panjang. Gejala yang terjadi pada hepatitis C akut dan kronis juga berbeda, berikut perbedaannya:

  • Gejala hepatitis C akut

Hanya sebagian kecil orang yang terinfeksi virus hepatitis C akut yang mengalami gejal. Gejala hepatitis C akut seperti hilangnya nafsu makan, mual, kelelahan yang terjadi secara terus menerus, demam, sakit perut dan penyakit kuning yaitu menguningnya kulit dan putih pada mata. Hepatitis C akut biasanya merupakan penyakit ringan yang kebanyakan penderitanya dapat sembuh dalam waktu empat sampai delapan minggu.

Beberapa orang yang terinfeksi virus hepatitis C akan membersihkan tubuh mereka sepenuhnya dari virus hepatitits. Namun, terdapat sekitar 75% kasus virus tetap berada di dalam tubuh. Orang-orang ini disebut sebagai penderita hepatitis kronis. Karena beberapa orang yang terinfeksi virus hepatitis C tidak mengembangkan penyakit akut, mereka mungkin tidak sadar bahwa mereka adalah penderita hepatitis kronis. seringkali dmereka dapat menularkan virus ini ke orang lain tanpa mereka sadari.

  • Gejala hepatitis C kronis

Penderita hepatitis C kronis sangat berisiko terhadap penyakit hati kronis, yang dapat menyebabkan kerusakan organ hati secara progresif. Gejala penyakit hati kronis mungkin tidak terlihat jelas selama bertahun-tahun. Gejala awal hepatitis C kronis meliputi kelelahan ringan, perasaan seperti tidak sehat, dan tubuh sama sekali tidak dapt menerima minuman beralkohol. Komplikasi serius dari penyakit hati kronis, seperti sirosis atau jaringan parut hati, biasanya gejala semakin jelas ketika virus telah berkembang selama 20 hingga 50 tahun setelah terinfeksi. Orang dengan sirosis hati dapat mengembangkan penyakit gagal hati atau kanker hati.

Orang dengan penyakit hati kronis juga berisiko mengembangkan kombinasi gejala yang meliputi nyeri sendi, kelemahan otot dan iritasi kulit. Ginjal dan otak juga mungkin terpengaruh. Penyakit ini cenderung berkembang lebih cepat pada laki-laki, dan pada mereka yang berusia di atas 40 tahun, dan mereka yang mengkomsumsi minuman  beralkohol.

Mendiagnosa Hepatitis C

Hepatitis C dapat didiagnosis dengan menggunakan tes darah sederhana untuk antibodi hepatitis C yang dapat melihat apakah seseorang telah terpapar virus. Tes darah lebih lanjut dapat mengkonfirmasi adanya virus yang sebenarnya ada di dalam darah. Jika diagnosis menunjukan adanya virus hepatitis C, pemeriksaan darah lebih lanjut diperlukan untuk memeriksa fungsi hati dan tes biopsi hati untuk memeriksa kerusakan organ hati.

Mencegah Hepatitis C

Hngga saat ini belum ada vaksin yang dapat melawan virus hepatitis C. Jadi, untuk menghindari penyebaran penyakit hepatitis C setiap orang harus:

  • Menutup luka mereka
  • Jangan membuang barang yang ternoda darah seperti perban dan pembalut wanita sembarangan
  • Menghindari berbagi barang pribadi yang mungkin terkontaminasi dengan darah seperti sikat gigi dan pisau cukur
  • Menghindari pemakaian jarum suntik yang telah terpakai misalnya saat mentato tubuh, menindik telinga, akuputur atau peralatan medis
  • Melakukan seks yang aman dengan tidak bergonta ganti pasangan atau menggunakan kondom

Pengobatan Hepatitis C Dengan Obat Herbal Hepatitis C

Penderita hepatitis C biasanya akan diberikan obat pegylated interferon alpha-2a (Pegasys) dan ribavirin (Rebetol) selama 6 hingga 12 bulan pemakaian. Obat-obat ini digunakan untuk mencegah virus hepatitis C mereplikasi dirinya di dalam tubuh sehingga dapat menekan perkembangan virus.

Pegylated interferon alpha adalah obat sintetis (buatan manusia) dari salah satu protein sistem kekebalan tubuh alami, yang meningkatkan respons kekebalan tubuh terhadap keberadaan virus hepatitis C. Ribavirin adalah obat anti-virus yang menghambat reproduksi virus hepatitis C.

Pengobatannya diberikan dengan suntikan, biasanya tiga sampai empat kali seminggu selama masa pengobatan. Efek samping dapat muncul saat penggunaan obat-obatan ini seperti nyeri otot dan tubuh seperti kekurangan energi, obat ini biasanya akan dihentikan bila menyebabkan gejala yang parah.

Diperkirakan antara 40% hingga 80% penderita hepatitis C kronis akan kehilangan virus secara permanen dari tubuh mereka setelah perawatan dengan kombinasi obat ini. Namun, keberhasilan pengobatan akan tergantung pada tingkat keparahan virus hepatitis C dan seberapa baik pengobatan dapat dilakukan.

Meski sudah sembuh dari hepatitis C, virus ini bisa kembali pada beberapa orang. Penderita hepatitis C yang sedang melakukan pengobatan juga harus melakukan beberapa hal dibawah ini untuk menunjang kesembuhan yang lebih optimal, seperti:

  • Mengkomsumsi makanan yang sehat.
  • Menghindari mengkomsumsi alkohol.
  • Menghindari minum obat yang tidak perlu.
  • Menjaga tingkat kebugaran fisik yang baik.
  • Mendapatkan imunisasi hepatitis B untuk memperlambat kerusakan hati.

Obat Herbal Hepatitis C Terbaik K-Muricata & Amazon Plus

Selain menggunakan obat-obatan seperti di atas, hepatitis C juga dapat disembuhkan dengan menggunakan obat herbal Amazon Plus, obat ini memiliki khasiat yang tinggi dalam mengatasi virus hepatitis C, bahkan obat hepatitis alami ini tidak menyebabkan efek samping seperti obat obatan di atas, sehingga penderitanya mendapatkan kesembuhan yang optimal.

Obat Herbal Hepatitis C Amazon Plus

Amazon Plus menggunakan bahan alami yang berasal dari alam seperti Manggis, Tomat, Acai Berry, Blueberry, Delima Merah, Tomat dan Buah Zaitun.  Di dalam obat herbal hepatitis C Amazon Plus terdapat senyawa Antosianin yang bermanfaat dalam mengatasi peradangan, sehingga dapat membantu melindungi organ hati dari kerusakan serta membantu meningkatkan metabolisme tubuh.

Selain itu obat herbal hepatitis C Amazon Plus juga mengandung senyawa Oleuropein yang bekerja sebagai antivirus, sehingga dapat membunuh virus hepatitis C dan mencegahnya berkembang serta mencegah virus masuk kembali kedalam tubuh.

Mengkombinasikan Amazon Plus dengan obat tradisional hepatitis C K-Muricata merupakan paket pengobatan hepatitis C yang ampuh mengobati secara alami tanpa efek samping. Hal ini dikarenakan dalam K-Muricata terkandung obat alami hepatitis daun sirsak dan keladi tikus yang bersifat anti virus untuk membunuh virus hepatitis yang menginfeksi hati.

Segera dapatkan kedua obat herbal hepatitis C akut ini di toko obat herbal online atau yang terdekat di daerah Anda. Selalu ada jalan kesembuhan bagi setiap orang yang berusaha untuk sembuh dan senantiasa berdoa.

Sumber: Obat Herbal Hepatitis C

Obat Herbal Kanker Darah atau Leukemia

Obat Herbal Kanker Darah atau Leukemia – Bom atom yang dilepaskan Amerika Serikat pada tahun 1945 tidak saja menghancurkan kota Hiroshima, Jepang, akibat bom atom ini jumlah penderita kanker leukimia di jepang meningkat.

Mengapa hal ini dapat terjadi? Adanya paparan radiasi yang sangat tinggi dan paparan zat kimia memicu terjadinya kanker leukimia. Selain itu, dikehidupan modern seperti saat ini, penggunaan bahan pengawet pada makanan dan polusi kendaraan bermotor yang menggunakan senyawa benzena juga meningkatkan risiko kanker leukimia.

Kanker Leukimia atau yang biasa disebut kanker darah adalah kanker yang terbentuk di jaringan tubuh,termasuk sumsum tulang dan sistem limfatik. Beberapa kanker leukemia lebih sering terjadi pada anak-anak dan terjadi terutama pada orang dewasa.

Penyakit Kanker Darah atau Leukemia
Leukimia

Leukemia biasanya melibatkan sel-sel darah putih, sel darah putih berfungsi untuk mencegah infeksi. Sel darah biasanya tumbuh dan membelah secara teratur, karena itu tubuh membutuhkan sel darah. Akan tetapi pada orang dengan leukemia, sumsum tulang menghasilkan sel-sel darah putih yang abnormal, dan tidak berfungsi dengan baik.

Gejala Leukimia
Gejala leukemia bervariasi, tergantung pada jenis leukemia. tanda-tanda umum leukemia sebagai berikut:

  • Demam atau kedinginan, biasanya seseorang yang menderita leukimia akan menderita demam yang berkepanjangan, tubuh merasa seperti dingin atau bahkan panas.
  • Kelelahan terus menerus, kelelahan yang tidak didasarkan pada pekerjaan atau aktivitas berat.
  • Menurunnya berat badan , bukan disebabkan oleh faktor diet, tetapi lebih disebabkan akibat penurunan fungsi tubuh, sehinnga mempengaruhi berat badan.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening, pembesaran hati atau limpa.
  • Mudah sekali berdarah atau memar.
  • Hidung sering mengeluarkan darah.
  • Adanya bintik merah berukuran kecil dikulit, hal ini dapat dengan mudah di lihat karena terjadi pada bagian luar tubuh.
  • Mengeluarkan keringat berlebih pada malam hari, padaumumnya keringat berlebih akan keluar ketika kita melakukan aktifitas berat, tetapi tidak dengan penderita leukimia, saat beriistirahat dimalam hari pun dapat mengeluarkan keringat berlebih.
  • Tulang merasa nyeri, trejadi diberbagai bagian tubuh seperti punggung, tangan dan kaki.

Faktor Resiko Penyebab Leukimia

Faktor faktor yang dapat meningkatkan resiko terkena kanker leukemia adalah:

  • Penderita kanker yang sedang dalam proses pengobatan, penderita dengan jenis kanker tertentu yang melakukan kemoterapi dan terapi radiasi untuk kanker lainnya memiliki peningkatan risiko untuk mengembangkan kanker leukemia.
  • Kelainan genetik, mereka yang memiliki kelainan genetik memiliki resiko yang besar menderita kanker leukemia. kelainan genetik tertentu, seperti sindrom Down, yang dikaitkan dengan peningkatan risiko leukemia.
  • Paparan bahan kimia tertentu. Paparan bahan kimia seperti benzena yang ditemukan dalam bensin dan digunakan oleh industri kimia memiliki risiko yang besar.
  • Merokok, adanya zat-zat berbaya yang ada di dalam rokok dapat memacu perkembangan kanker.
  • Riwayat keluarga menderita kanker leukemia. Jika anggota keluarga Anda telah didiagnosis dengan kanker leukemia maka besar kemungkinan resikonya.

Klasifikasi dan Jenis Leukemia

Sebelum kita membahas lebih jauh jenis leukimia, ada baiknya kita mengetahui klasifikasi leukimia berdasarkan kecepatan perkembangan dan jenis sel yang terlibat dalam pertumbuhan leukimia.

Jenis pertama dari klasifikasi adalah dengan mengetahui seberapa cepat leukemia berlangsung:

  1. Leukemia akut. Pada leukemia akut, sel-sel darah yang abnormal adalah sel-sel darah yang belum matang. Mereka tidak bisa melaksanakan fungsi normal mereka, dan mereka berkembang biak dengan cepat, sehingga penyakit memburuk dengan cepat. leukemia akut membutuhkan penanganan yang cepat dan pengobatan tepat waktu.
  2. Leukemia kronis. Ada banyak jenis leukemia kronis. Beberapa menghasilkan terlalu banyak sel dan beberapa menyebabkan terlalu sedikit sel untuk diproduksi. leukemia kronis melibatkan sel darah lebih matang. Sel darah ini mereplikasi atau menumpuk lebih lambat dan dapat berfungsi normal untuk jangka waktu tertentu. Beberapa bentuk leukemia kronis awalnya tidak menghasilkan gejala awal dan dapat pergi tanpa diketahui atau tidak terdiagnosis selama bertahun-tahun.

Tipe klasifikasi kedua adalah dengan mengetahui jenis sel darah putih yang terkena:

  • Leukemia limfositik. Jenis leukemia mempengaruhi sel-sel limfoid (limfosit), yang membentuk limfoid atau jaringan limfatik. jaringan limfatik membuat sistem kekebalan tubuh Anda.
  • Myelogenous leukemia. Jenis leukemia ini mempengaruhi sel-sel myeloid. Sel-sel myeloid menimbulkan sel darah merah, sel darah putih dan memproduksi sel-sel.

Jenis Leukimia dibagi menjadi 4, diantaranya:

  • Leukemia limfositik akut , ini adalah jenis yang paling umum dari leukemia pada anak-anak. tapi juga dapat terjadi pada orang dewasa.
  • Leukemia myelogenous akut adalah jenis umum dari leukemia. Hal ini terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Ini adalah jenis yang paling umum dari leukemia akut pada orang dewasa.
  • Kronis leukemia limfositik , yang paling umum dari leukemia dewasa kronis, penderita mungkin merasa baik selama bertahun-tahun tanpa perlu pengobatan.
  • Leukemia myelogenous kronis ,jenis leukemia terutama yang mempengaruhi orang dewasa. Seseorang dengan leukimia myelogenous kronis mungkin memiliki sedikit atau tidak ada gejala selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun sebelum memasuki fase di mana sel-sel leukemia tumbuh lebih cepat.

Pengobatan kanker Leukimia

Pengobatan untuk leukemia tergantung pada banyak faktor. Dokter akan menentukan pilihan pengobatan leukemia berdasarkan usia dan kesehatan secara keseluruhan, jenis leukemia yang Anda miliki, dan apakah telah menyebar ke bagian lain dari tubuh Anda.

Perawatan umum digunakan untuk melawan leukemia meliputi:
• Kemoterapi
• Terapi biologi
• Terapi target
• Terapi radias
• Transplantasi sel induk

Obat Herbal Kanker Darah atau Leukemia yang Terbukti Ampuh

Selain cara di atas, ada cara yang aman serta membarikan manfaat kebaikan untuk kesembuhan kanker leukimia. Obat herbal adalah cara yang paling umum dilakukan bagi penderita leukimia, menggunakan obat herbal diyakini aman untuk tubuh dan tidak memberikan efek negatif.

Dikarenakan obat herbal berasal dari tumbuhan yang berasal dari alam. Kekayaan alam yang melimpah memberikan suatu nilai yang terdapat didalamnya. Adalah obat herbal kanker darah atau leukemia K-Muricata dan Amazon Plus yang telah terbukti ampuh dalam menyembuhkan berbagai penyakit kronis khususnya kanker.

K-Muricata

Merupakan obat herbal kanker darah atau leukemia yang terbuat dari daun sirsak dan tumbuhan keladi tikus, yang secara alami dapat menyembuhkan kanker leukimia. Daun Sirsak mengandung senyawa anti oksidan yang bernama acetogenin yang bekerja untuk menghambat pertumbuhan dan perkembangan sel kanker serta menghancurkan dan mencegah kanker kembali.

Obat Herbal Kanker Darah atau Leukemia
K-Muricata Obat Kanker Darah Alami

Ekstrak keladi tikus di dalam obat herbal kanker darah atau leukemia K-Muricata mengandung antioksidan yang bernama Ribozome Inactiviting Protein atau disingkat Rips yang berguna untuk melemahkan pertumbuhan sel kanker dan mencegah munculnya sel kanker baru.

Amazon Plus

Merupakan obat herbal kanker darah atau leukemia yang alami dan ampuh untuk menyembuhkan leukemia dari stadium awal hinnga stadium 4, dibuat dari ekstrak Acai Berry, Blueberry, Zaitun, Delima Merah, Tomat dan Kulit Manggis. Di dalam Acai Berry mengandung anti oksidan yang diebut antosianin yang berperan untuk meningkatkan kekebalan tubuh serta membantu memerangi sel kanker.

Obat Herbal Kanker Darah atau Leukemia
Amazon Plus Obat Leukemia Alami

Di dalam kulit manggis terdapat senyawa Xanthones yang berguna untuk menyembuhkan berbagai penyakit termasuk penyakit kanker leukimia. Sedangkan pada buah zaitun, blueberry, delima merah dan tomat, dimana diantaranya memeiliki senyawa aktif yang sangat efektif untuk memepercepat proses penyembuhan.

Memadukan obat herbal kanker darah  atau leukemia K-Muricata dan Amazon Plus dapat membantu penyembuhan kanker leukimia dari stadium 1 sampai 4. dengan meminum secara teratur dapat meningkatkan proses kesembuhan yang lebih cepat.

Sumber: http://bliherbal.com/obat-herbal-kanker-darah-leukimia/